Info Buku
LIFE AFTER DEATH
Adakah kehidupan setelah kematian? Pertanyaan seperti inilah yang sering kali
kita dengar. Bahkan banyak sekali orang mengarang dan menggambarkan berbagai
jenis kehidupan setelah kematian. Ada yang berpendapat bahwa “Setelah kematian
akan ada reinkarnasi. Kehidupan sebelum kematian menentukan seseorang akan
menjalani hidup seperti apa. Misal kalau dia jahat maka ia akan bereinkarnasi
menjadi binatang, bila baik maka akan menjadi manusia yang lebih baik lagi
dan hidup sejahtera dan seterusnya. Ada lagi yang bilang “Akan ada penghakiman
yang akan diberikan kepada seseorang setelah kematian, tergantung baik dan
buruknya seseorang menjalani kehidupan”. Kemudian ada yang bilang juga “Kehidupan
akan selesai begitu saja ketika kita telah menyelesaikan semuanya dibumi ini”.
Begitulah mereka merumuskan apa yang disebut dengan kehidupan setelah kematian
dan masih banyak pendapat pendapat lainnya tentang kehidupan setelah kematian
itu.
Sebenarnya bukan seperti itu Kawan, kehidupan yang sesungguhnya adalah pada
saat kita tinggal bersama Tuhan di Kerajaan Surga. “Hidup” bukanlah yang sekarang
kita alami dibumi ini. Dunia ini hanyalah tempat kita di “proses” secara
terus menerus untuk menjadi manusia yang “sempurna” atau “luar
biasa”. Jadi siapkah kita mengalami proses demi proses yang Tuhan
berikan untuk mempersiapkan kematian kita? Hanya saja orang yang tidak percaya
sangat takut dan kuatir menghadapi hari kematiannya. Mereka menganggap kematian
Nampak sebagai malapetaka padahal kenyataannya tidaklah demikian. Mungkin tak
banyak dari antara kita yang senang berpikir tentang kematian. Perkataan kematian
dapat membawa pikiran kita kepada liang kubur, atau tubuh kita yang akan membusuk
dan berubah menjadi abu ataupun debu tanah.
Jadi adakah orang yang sangat merindukan kematiannya?
Kalau kau orang yang sudah menyerahkan hidupmu sepenuhnya kepada Kristus, tentu
saja kau adalah salah satu orang yang memiliki kerinduan itu. Karena didalam
Kristus, kematian Kristen memiliki arti yang positif, “Bagiku hidup
adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” (Filipi 1 : 21).
Sehingga hal hal yang menakutkan dalam kematian, itu tidak akan ada lagi
dalam kehidupan orang orang percaya. Melalui kematian kita pergi untuk bertemu
dengan Kristus dan diam bersama- sama dengan Dia (Filipi 1:23). Pada saat
kematian kita itulah, kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya
(1 Yohanes 3:2). Maka dalam arti kehidupan orang percaya bisa dikatakan, “hari kematian
lebih baik dari hari kelahiran” (Pengkhotbah 7:1).
Sebagai orang orang percaya, tentu saja kita merindukan kehidupan kekal bersama
dengan Tuhan yang sangat kita kasihi. Dimana karena kasihNya, kita telah memperoleh
hidup yang sempurna. Kehidupan kekal itu sungguh nyata dan pasti terjadi.
Untuk itulah setiap manusia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hidup
yang kekal. Kekal dalam arti hidup dipermuliakan bersama dengan Tuhan, atau
hidup kekal pada penghakiman api neraka? Itu tergantung bagaimana cara kita
hidup dan menghadapi proses dibumi ini. Lalu bagaimanakah kehidupan layak dan
sempurna yang akan membawa kita masuk dalam kerajaanNya? Kolose 1 : 9-12 menuliskan
bahwa kita harus melakukan perintah Tuhan supaya kita bisa hidup "layak" dihadapanNYA.
Kita harus melakukan apa yang menjadi tugas kita, dan bukan yang merupakan
kemauan kita dengan "memakai" nama Tuhan. Seperti
yang kita tahu, kita hanya diciptakan sebagai "hamba" (Yesaya
1 : 1 - 9), yang kemudian dibentuk, lalu diberi perintah untuk melakukan kehendak
tuannya.
Tapi inti dari segala hal tentang kematian ini adalah supaya kita bisa mempersiapkan
kematian kita, meskipun kita tidak pernah tahu kapan saatnya akan tiba. Semuanya
akan kita jalani dengan mudah ketika kita menganggap bahwa “hidupku
bukannya aku lagi, tapi Yesuslah yang ada didalam aku” Galatia
2 : 20. Pemahaman yang benar tentang hidup inilah yang akan membuat kita mengerti
bahwa kematian bukanlah hal yang mengerikan, tetapi sesuatu yang membahagiakan.
Sepanjang hidupku aku telah mempersiapkan diri untuk mati, agar aku dapat melihat Yesus.
Availability
Reviews
Customer Reviews:
There are yet no reviews for this product.Please log in to write a review.



